«

»

Rumah Sakit Sardjito | RS Sardjito

Rumah Sakit Sardjito | RS Sardjito Informasi Lengkap Mengenai Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta !

Rumah Sakit Sardjito

Untuk Informasi alamat lengkap silahkan klik Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta

VISI & MISI Rumah Sakit Sardjito

  • Menjadi salah satu Rumah Sakit unggulan dalam bidang Pelayanan, Pendidikan dan Penelitian di Asia Tenggara di tahun 2010 yang bertumpu pada kemandirian
  • Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna, bermutu dan terjangkau  masyarakat,
  • Melaksanakan pendidikan dan pelatihan di bidang kesehatan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas,
  • Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan IPTEKDOKKES yang  berwawasan global,
  • Meningkatkan kesejahteran karyawan, dan
  • Meningkatkan pendapatan untuk menunjang kemandirian RS

RS Sardjito

Rumah Sakit Sardjito Sejarahnya, Gagasan mendirikan Rumah Sakit Umum dan Pendidikan pada satu lokasi guna pendidikan calon dokter dan dokter ahli serta untuk pengembangan penelitian, pertama kali dicetuskan oleh Prof. Dr. Sardjito pada tahun 1954, dan  karena dirasakan pula adanya kebutuhan mendesak perlunya Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) guna mencukupi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta serta Jawa Tengah Bagian Selatan.

Perjuangan tersebut baru berhasil tahun anggaran 1970/1971 menggunakan biaya dari Departemen Kesehatan RI dengan lokasi di Pingit, sayangnya setelah ditinjau oleh Departemen  Kesehatan RI dianggap tidak memadai. Setelah pembicaraan lebih lanjut maka pembangunan RSUP dipindahkan  ke daerah Sekip dengan nama RSUP Dr. Sardjito. Penggunaan nama tersebut adalah untuk mengenang perjuangan dan jasa-jasa Prof. Dr. Sardjito.

RSUP Dr. Sardjito didirikan dengan SK MenKes RS no. 126/Ka/B.VII/74 tanggal 13 Juni 1974, yaitu sebagai RSU tipe B pendidikan pengelolaan oleh Dep.Kes. RI melalui Dir.Jen.Yan.Med. Tugas utamanya adalah melakukan pelayanan kesehatan masyarakat dan melaksanakan sistem rujukan bagi masyarakat DIY dan Jawa Tengah bagian Selatan, serta dimanfaatkan guna kepentingan pendidikan calon dokter dan dokter ahli oleh Fakultas Kedokteran (FK) UGM.

Berdasarkan SK bersama antara Men.Kes. RI dan Menteri P & K RI No. 522/ Men.Kes/SKB/X/81 no. 0283a/U/1981 tanggal 2 Oktober 1981 telah dilakukan penggabungan RS UGM ke dalam Rumah Sakit Sardjito dengan memanfaatkan fasilitas pemerintah, baik dana, peralatan maupun tenaga dari Departemen Kesehatan RI, Departemen Pendidikan & Kebudayaan serta instansi lain terkait. Pada tanggal 8 Februari 1982 Rumah Sakit Sardjito telah dibuka secara resmi oleh Presiden RI Soeharto.

Rumah Sakit Sardjito Sebagai RS Pendidikan Tipe B

Rumah Sakit Sardjito sebagai RSUP Pendidikan membantu memberikan fasilitas untuk melaksanakan kegiatan pendidikan profesi calon dokter dan dokter spesialis serta menjadi lahan praktek dari Institusi Kesehatan dan Non Kesehatan baik di wilayah Prop. DIY maupun dari luar Propinsi DIY bahkan ada dari luar negeri.

Rumah Sakit Sardjito Sebagai RS Rujukan

Rumah Sakit Sardjito merupakan rujukan tertinggi  untuk daerah DIY dan Jawa Tengah bagian Selatan. Rujukan yang diberikan adalah rujukan pelayanan medis, rujukan pengetahuan maupun ketrampilan medis dan non medis. Dengan didukung oleh tenaga medis yang berkualitas serta tersedianya peralatan yang canggih dengan penanganan medis yang selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi kedokteran, maka Rumah Sakit Sardjito akan selalu berusaha untuk memberikan pelayanan rujuan yang prima.

RS Sardjito dalam kegiatan rujukan ini  bersifat pro aktif mengikuti perkembangan dan menjalin hubungan kerja dengan rumah sakti di DIY, luar DIY maupun luar negeri dan juga dengan FK UGM maupun instansi pelayanan kesehatan dan pendidikan dalam dan luar negeri.

Rumah Sakit Sardjito Sebagai RS Swadana dan PNBP

Rumah Sakit Sardjito dalam kurun waktu 20 tahun, mengalami 4 kali perubahan pada tahun 1982 -1993/1994 berstatus sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT). Tahun 1993/1994 – 1997/1998 RS Sardjito berstatus Unit Swadana dan pada tahun 1997/1998 – 2002 status menjadi Unit/ Instansi PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak). Dalam ketiga status tadi terdapat perbedaan dalam penerimaan maupun pembiayaan rumah sakit. Sejak tahun 2002 sampai tahun 2005  Rumah Sakit Sardjito berstatus Perusahan Jawatan/ Perjan.

Rumah Sakit Sardjito Sebagai RS Perjan

Sebagaimana diketahui dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1131 / Menkes / SK / XII / 1993 Rumah Sakit Sardjito ditetapkan sebagai rumah sakit unit swadana. Namun dengan berlakunya Undang-Undang No. 20 tahun 1997 dan Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), praktis rumah sakit sebagai unit swadana menjadi gugur atau batal. Perkembangan selanjutnya Rumah Sakit Sardjito bersama 12 rumah sakit rumah sakit vertikal melalui Peraturan Pemerintah No. 121 tahun 2000 tanggal 12 Desember 2000 yang ditandatangani Presiden Abdurrahman Wahid RS Sardjito resmi menjadi Perusahaan Jawatan, yang selanjutnya penulisan rumah sakit menjadi RUMAH SAKIT (RS) DR. SARDJITO. Dalam statusnya sebagai unit mandiri atau PERJAN ini, diharapkan otonomi yang luas dalam pengelolaan sumber daya akan lebih nyata. Hal ini akan mendorong dan menciptakan fleksibilitas dan efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya sekaligus pengeluaran yang efektif, ekonomis dan produktif serta mensosialisasikan pelayanan prima.

Rumah Sakit Sardjito Sebagai RS Pendidikan Tipe A

RS Sardjito meskipun mengalami berbagai macam perubahan status, tidak mempengaruhi kinerja RS Sardjito dalam mengemban misi dan visinya bahkan penyelenggaraan  pelayanan dan SDM yang dimiliki semakin berkualitas , hal ini dapat dibuktikan dengan turunnya Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1174/MENKES/SK/2204 pada tanggal 18 Oktober 2004 tentang Penetapan Kelas Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta sebagai RS Umum Kelas A yang merupakan rujukan untuk daerah Propinsi DIY dan Jawa Tengah Bagian Selatan.

Rumah Sakit Sardjito Sebagai Badan Layanan Umum (BLU)

Perkembangan status Rumah Sakit Sardjito masih terus berjalan seiring waktu dengan  berakhirnya status PERJAN. Sejak ditetapkannya PP RI No. 23 Tahun 2005 tanggal 13 Juni 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) maka RS Sardjito termasuk salah satu dari 13 rumah sakit status perjan yang berubah menjadi BLU. [Kutipan dari Redaksi www.sardjitohospital.co.id]

Untuk Informasi alamat lengkap RS Sardjito silahkan klik Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta. Selain itu, di Yogyakarta terdapat Pengobatan Alternatif yang hingga hari ini telah menjawab 94 penyakit kronis dengan solusi Herbal Modern untuk lebih lengkap silahkan klik Pengobatan Alternatif di Yogyakarta 

Untuk melihat seluruh daftar list Rumah Sakit di Yogyakarta silahkan klik Rumah Sakit Jogjakarta